Rabu, 23 Mei 2012
HUKUM SEBAGAI BUDAYA MANUSIA Oleh : Ricky Idaman SH.MH Alumni Program Pasca Sarjana UNAND - Sumatra Barat – Indonesia
Pengantar
Sebuah wacana yang mungkin dapat menjadi sebuah renungan kedepan untuk kita simak lebih dalam akan makna yang hakiki dari teori dasar ilmu hukum, dimana kita pahami dan kita jelas dalambertindak berlaku dan menilai tentang hokum akan maksud dn tujuan nya, sehingga Supremasi hokum yang didambakan dapat terwujutkan dengan baik sebagaimana mestinya.
Saya pribadi sangat prihatin dengan masalah sosial sekarang ini, seperti penegakan Hak Azazi Manusia (HAM) tampak agak kerterlaluan melampau batas yang dilihat dari hakikat nilai-nilai yang didasari oleh Hak dan kewajiban pada sesama manusia dan pada Negara. Pemahaman hokum dan hakikatnya disamakan dengan peraturan perundang-undangan pada dasarnya Hukum itu adalahmoralitasdan budaya manusia berpikir berlaku dan bertindak, senentara peraturan perundang-dangan adalah wujut dari bentuk penegakan hukum itu sendiri yang dibuat oleh manusia sebagai kontrak social bermasyrakat berfungsi sebagai rambu-rambu yang harus diataati dan dipatuhi. Melangar hukum dimaknai sebagai pelanggaran norma-norma dasar telah disepakati bersama sebagai pedoman dasar dimana masyarakat itu berada.
Inilah masalah hukum yang sebenarnya dalam Negara yang sedang berkembang dimana pemaknaan hakikat hukum itu sendiri belum sempura dipahami leh seluruh rakyat dan pemimpin bangsa ini, sehingga satu sama lainnya saling tuding dan menyalahkan satu dengan lainnya. Kalau begini kapan kita akan bisa maju kalau kita masih mempermasalahankan semua ini dengan keruncingan ujung tombak dan pena dengan mata pisau nya yang tumpul.
Pandangan Umum Tentang Hukum
Hukum adalah suatu ketentuan yag berlaku d diberlakukan sebagai aturan yang harus ditaati dan di patuhi oleh manusia dimana manusia itu berada. Lalu kita bertanya mengapa harus ada hukum di duna ini ? apakah hukum itu suatu yang wajib ada..? bagaimana kalau tidak ada hukum didunia ini..? bagaimana membuat ketetntuan hukum itu…? lalu siapa yang menegakan hukum itu..?
Ini pertanyaan filsafah yang harus di jawab “ w Friedmann “ dalam bukunya legal teory mengungkapkan bahwa hukum adalah bagian dari masyarakat dalam bemasyarakat karena hokum adalah unsure pokok dari nlai-nilai yang social kemasyarakatan yang menitik beratkan kpada keteratran dan ketentraman serta jaminan untuk hidup berkehidupan yang layak. Pemikran yang serupa juga berangkat dari sebuah renungan pilosuf-pilosuf yang terdahulu tentang gambaran masa lalu untuk masa sekarang menurut pemikiran-pemikiran serta paham-paham yang di budidayakan menjadi suatu kebudayaan bagi masyarakatkan sendiri, sehingga bermacam-acam paham berkembang dan bertahan atau berubah disaat ini, hingga nanti tak terubah kecuali pada suatu generasi nanti menginginkan perubahan itu sendiri, maka hukum itu dapat di katagorikan sebagai salah satu unsure nilai-nilai dasar kebudayaan manusia.
Menurut sejarah Hukum berangkat dari KONSTITUSI (Undang-undang Dasar) yang bermakna sebuah tractat atau kontrak social tentang berdirnya sebuah Negara dimana berkembang semenjak 624- 404 Sebelum Masehi di Athena dengan hal ini di koleksi oleh Aristoteles 158 buah konstitusi Negara. Dimana mempunyai arti suau kumpulan-kumpulan ketentuan serta peraturan-peraturan yang dibuat oleh para kaisar-kaisar atau preator.
Inti dari Konstitusi itu adalah kekuasaan tertinggi (Ultimete power) ini dari kaisar roma, bentuk lain yang muncul adalah L,’Etat General ini di Francis, ordo et unitas ini di Romawi dimana telah member inspirasi bagi tumbuhnya paham “ Demokrasi perwakilan “ dan “ Nasionalisme” sebagai cikal bakal menjadi konstitusi baru dipermukaan bumi ini. Di francis lahirlah sebuah buku yang berjudul “ Contrac social “ karya JJ. Rousseau dengan pemikiran intinya adalah manusia itu lahir bebas dan sederjat dalam hak-haknya “ tentang hkum beliau berpendapa adala ekspresi dari kehendak umum kemudian kita sebut dengan kehendak rakyat(social contrac)
Fakor-faktor Daya Ikat Konstitusi
Aspek yang menyentuh iidang ini adalah aspek Politik yang mempunyai hubungan dengan system kekuasaan dan birokrasi dalam suatu sistem negara, dan aspek moral adalah aspek yang menentukan nilai-nilai luhur budaya manusia dalam bertindak berpikir dn berlaku dalam masyarakat itu sendiri sebagai budaya dan ciri-ciri khas manusia itu sendiri, aspek hukum itu mempunyai aturan ketentuan etika yang berlaku sebagai rambu-rambu dan pembatasan-pembatasan ruang gerak agar tetap berada pada lingkaran-lingkaran yang harus di patuhi, artinya berlaku bersikap bertindak sebatas yang telah di tetapkan dapat dinyatakan benar, bilal telah keluar dari garis ketentuan maka dinyatakan bersalah, bla ada kesalalahan yang telah di putusan oleh sebuah lembaga yang sah di bidang yang telah di tetatpan sebagai lembaga peradilan maka dapat dinyatakan melanggar hukum dengan dikenakan sanksi-sanksi yang diakibatkan dari perbuatan tersebut. Sanksi hukum adalah bagian dari pertangungjawaban dari kesalahan tersebut bukan hanya sekedar untuk membalas/ pembalasan tapi untuk membangun kesadaran guna lebih taat pada aturan yang berlaku.
Mengapa harus ada Hukum..?
Menurut KC . Where yang berangkat dari konsep ilmu hukum positif mengukapkan bahwa konstitusi dibuat oleh rakyat atas nama rakyat, dan pembuatannya dilakukan oleh lembaga-lembaga yang sah, untuk ditaati dan di patuhi secara bersama sama sebagai peraturan perundang-undangan. Sementara Zip Pelius mengembangkan konsep ini denganmengatakan bahwa konstitusi itu di buat untuk membatas kekuasaan-kekuasaan agar satu samalainnya saling terlindungi dan antara satu sama lainnya saling melindungi satu lainnya sehingga tidak ada yang dirugikan akibat penetapan-pentapanya bak itu putusa pemerntah, putusan kehakiman atau kebijakan penguasa dalam mejalankan tugas Negara , artinya harus memnuhi standar keadilan dan kebenaran.
Bagaimana dengan politik ?
Suatu hal menarik untuk dimana pernyataan hukum melalui peraturan perundang-undangan sebagai produk politik yang dihubungkan dengan factor kekuasaan. Hubungannya erat sekali dengan Supremasi Hukum (Penegakan Hukum ) yang jadi masalah dimasa sekarang ini.
Masalah-masalah yang dihadapi dalam hal ini ada beberapa pengungkapan yang harus kita dudukan pokok dilemanya adalah :
1. Diperlukan adanya peraturan perundang-undangan sebagai apresiasi masyarakat dalam upaya supremasi Hukum tersebut.
2. Diperlukan adanya unsur SDM penegakan hukum yang profesional dan bermoral serta dapat bertangungjawab penuh akanpenyelenggaraan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai wujut perlindungan hukum bagi semua pihak.
3. Diperlukannya kesadaran hukum dan kesadaran moral dan menjadikan nilai-nilai budaya dalam masyaraat sehingga tujuan hukum tercapai dengan sempurna sesuai dengan maksud dan tujuan hukum yang mulia.
Bagaimana dengan Moral..?
Kalau kita bicara moral kita akan dudukan tentang kebiasaan manusia dan kebiasaan itu adalah budaya yang ada didalam dirinya dan masyarakat dimana dia berada serta diakui sebagai ketentuan hubungan dengan sesama manusia dengan konsep dasarnya kata “ malu” dalam makna terasa akan lebih tinggi bila kita dapat menjalankan aturan dan ketentuan umum, daripada kita suka melanggar apa yang jadi aturan yang di atur dalam berlaku umum dalammasyarakat sebagaisebuah pengakua bersama (Tractat) dankontrak social (social kntrak) yang tidak tertulis kemudin kia sebut dengan hukum adat (hukum tidak tertulis.
Ada orang mendudukan sebagai rasa takut, ini merupakan bagian dari konsep nilai-nilai budaya yang kita dudukan bukan hanya sekedar malu tapi juga takut akan sanksi yang di jatuhkan terikat dengan nilai-nilai harkat martabat dimata manusia dan dimata yang kuasa (Tuhan)
Ada orang mengungkapkan dengan makna jera , artinya jera mempunyai hubungan yang erat dengan “rasa takut “ dimana akibat dari perbuatannya yang dilakukan tergolong perbuatan melawan/melanggar hukum akan dikenakan sanksi yang mengakibatkan kerugian secara materi dan kerugian atas nama baik.
Menurut pilusuf ‘ Paul Scholten” keputusan moral adalah otonom/teronom yakni kehendak tuhan yang mengarah kepada ciptaan-ciptaanya sebagai landasan terdalam dalam penetapannya kemudian disebut dengan hukum abadi. Ada sanksi yang tidak tertulis dalam ketentuan ini adalah seerti rasa mau, rasa bersalah, dan rasa takut.
Bagaimana dengan Etika Hukum ..?
Etika adalah sikap dan prlaku sebagai sebuah kepribadian yang dijadikan kebiasaan hidup dalam berlaku dan bersikap. Etika Hukum adalah tatakrama dalam hormat menghoramati dan harga menghargai secara selaras dan seimbang sehingga koneknya akanmemnuhi rasa keadilan tersebut sebagamana yang dimaksud dengan tujuan dan maksud dari ketentuan hukum tu sendiri.
Kondisi Sekarang , kedepan dan sebuah harapan Serta Kepastian …!
Bangsa kita sedang rapuh akan ketertipan dan keamanan serta ketentraman, dimana orang serba takut dan ketakutan untuk mengambil keputusan dan kebijakan ini dari sisi kelembagaan kepemerintahan Negara. Masyarakat merasa tidak puas akan keputusan dan keetapan negara sehingga demontrasi menjadi marak. Demontarsi-demntrasiitu pada prinsipnya hak tapi pada giliran akhirnya akanmengancam ketertipan masyrakat, sehingga tujuan yang baikmejadi bentuk yang paling buruk. Semua disebabkan akan ketidak percayaan public kepada pemerintah dan lembaga perwakilan rakyat yang kurang professional dalammelaksanakan tugas dan fungsinya sehingga menkondisikan bangsa ini semakin berantakan,dan gejolak politik yang sedang bergejolak secara global dalam semua aspek dan bentuk.
Hukum sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan ketata negaraan menjadi permasalahan dan memihak pada kepentinga kekuasaan ( upaya bertahan dalam birokrasi) dan krisuh dan kerusuhan menjadi topic pembicaraan di media cetak dan mediatelevisi dan media internet sehingga kridibilitas pemerintah semakin renah arti tidak lagi di percaya.
Sendi-sendi persatuan kesatuan yang di lambangkan dalam konsep “ Bineka Tungal Ika “ menjadi rawan dengan adanya kekuaaan-kekuasan yang dilimpahkan kepada pemerintah daerah untuk menentukan kebijaksanaan sebagi wjut otonomi daerah yang intinya pelimpahan da pembagian kekusaan dalam penerapannya menjadi rancu dmana membentuk aja-raja kecil di daerah terkesan lebih berkuasa dari Pemerintah Pusat, maka terjadilah blokade-blokade kepentingan Putra Asli Daerah (PAD) akibatnya apa kualitas SDM yang seharusya dapat dimamfaatkan oleh Pemerintah Daerah karena formasinya penuh terabakan dengan kebijakannya terkait dengan unsur kpetingan politik dikaitkan dengan kepentingan pertahanan dalam kekuasaan di daerah.
Dengan kerapuhan dan kegoyahan tersebut diatas maka kita berharap adanya suatu penemuan baru yang diakui sebagai sesuatu solusi yang menang “ win solution” yang dapatenjembatan pnuntasan masalah nasional dari arus global yang mengancam perpecahan daam negeri sendiri.
Dampak buruk yang akan muncul bl perpercahan terus berlkelanjutan , maka dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa kita galang rasa tangungjawab berbangsadan bernegara dengan memperbaiki itikat dan niat untuk membangun bangsa ini semenjak dari pucuk pimpinan Negara samapi keseluruh lapisan masyarakat Indonesa “ bersatu kita teguh bercerai kita runtuh “ (Ricky Idaman SH.MH) 12122010
Daftar Pustaka
1. W.Fried Mann dalam bukunya “ legal Theory “ penerbit, Colombia Univ 1960
2. H. Dahlan Thalib SH.MH dalam bukunya “ Teory Hukum dan Konstitusi “ penerbit Radja Prasindo Persada Jakarta.1984
3. Paul Spker dalam bukunya “ Social Police” penerbit Prentice Hall New York 1980
4. Moh. Kusnardi SH Dkk dalam bukunya “ Ilmu Negara “ penerbit “ Gaya media Pratama Jakarta 1999
5. Ir Soekarno Dkk dalam bukunya “ Manusia dan masyarakat baru Indonsia “ Penerbit Balai Pustaka Jakarta 1960.
Minggu, 22 April 2012
MANUSIA SRIGALA BAGI MANUSIA LAINNYA oleh rICKY iDAMAN SH.MH
Kondisi nasional
semenjak berdirinya Hak Azazi manusia yang bebas sebebas-sebebanya ini tampak arogansi atspirasi dan kecendrungan menekakan pemerintah untuk tunduk diatas ambisi-ambisi yang mengatas namakan Hak Azazi Manusia (HAM)bila kita lihat kebelakang lebih dalam tentang Hak Azazi Manusia (HAM) itu apakah pemaksaan kehendak sepihak atau penghargaan atas hak yang sama dimata hukum dan sosialkemasyarakatan...?
Akal pikiran yang seharusnya kita kedepankan agar kita dapat memahami konsep dasar Hak hidup dalam aspek hukum dan hak ekonomi dan sosial politik dan budaya agar kita memanusiakan manusia untuk standar layaknya kita sebagai manusia bermanusiawi, namun apa yang tejadi, manusia memakan manusia lainnya " manusia srigala bagi manusia lainnya "
bagaimana menagakan kembali hakikinya Hak Azazi Manusia itu..? negara harus kuat dan konsekwen dengan tugas dan fungsi akan keberadaannya di dalam sistem kekuasaan yang telah diserahkan kepadanya dan dijalankan dengan baik sesuia dengan aturanya, artinya kepercayaan masyarakat terjaga dengan baik (akuntubilitas serta kredibilita) terjaga berkelanjutan SEHINGGA NEGERA DAN KEKUASAAN SERTA PELAKSANA KEKUASAAN NEGERA PENUH WIBAWA. (Ricky)
Sabtu, 29 Januari 2011
JIKA AYAM SALAH MENGERAM "BY" RICKY IDAMAN SH.MH
Kalau ayam mengerami telur bebek, itu bermberterimakasih atas semuanya, dan ,bila ayam mengerami telur ular maka yang lahir adalah seekor ular, bukannya berterimakasih pada sang ayam sang ular akan membisai bahkan kalau besar akan memakan dengan bulu-bulunya sang ayam dan keturunan ayaKalau ayam mengerami telur bebek, itu bermamfaat,induk Bebek kan berterimakasih atas semuanya, dan ,bila ayam mengerami telur ular maka yang lahir adalah seekor ular, bukannya berterimakasih pada sang ayam bahkan sang ular akan membisai bahkan kalau besar akan memakan dengan bulu-bulunya sang ayam dan keturunan ayam yang sebagai ibunya dan sauadaranya sendiri.
Penulisan ini kami ungkapkan karena ini sutu penomena sekarang ini, kita membiarkan para investor luar masuk ke Indonesia dan membiarkan mereka memakan memeras perut bumi pertiwi, menguras dan menggali hingga saat ini kita terkagum-kagum sebagai suatu kemajuan kepemimpinan bangsa kita sendiri.
Sadarilah anak bangsa indonesia kita telah memperkosa hak-hak dasar hidup generasi kita di belekang kita nanti ddan yakinlah mereka akan mengutuk kita setelah kita mati. Herannya kita mengagung-agungkan mereka yang telah kita biarkan hidup di negri ini menjadi besar " negara miskin akan hasil bumi kaya dinegri kita ini " kita negara pemilik wilayah mati karena investor yang meraja lela di negri ini. yang lucu nya kita masih berbangga diri dengan menyatakan kita berhasil dan sukses.
Bagaimana kita akan mengubah pandangan kesuksesan yang diraih saat ini adalah mala petaka bagi anak bangsa kita kemudian hari dimana tanahnya sudah kering merontang karrena kita bersama pra investor telah dahulu memusnahkan hak milik mereka sejak dini hingga tak ada sisa lagi begai mereka nanti.(Ricky)-270111
Penulisan ini kami ungkapkan karena ini sutu penomena sekarang ini, kita membiarkan para investor luar masuk ke Indonesia dan membiarkan mereka memakan memeras perut bumi pertiwi, menguras dan menggali hingga saat ini kita terkagum-kagum sebagai suatu kemajuan kepemimpinan bangsa kita sendiri.
Sadarilah anak bangsa indonesia kita telah memperkosa hak-hak dasar hidup generasi kita di belekang kita nanti ddan yakinlah mereka akan mengutuk kita setelah kita mati. Herannya kita mengagung-agungkan mereka yang telah kita biarkan hidup di negri ini menjadi besar " negara miskin akan hasil bumi kaya dinegri kita ini " kita negara pemilik wilayah mati karena investor yang meraja lela di negri ini. yang lucu nya kita masih berbangga diri dengan menyatakan kita berhasil dan sukses.
Bagaimana kita akan mengubah pandangan kesuksesan yang diraih saat ini adalah mala petaka bagi anak bangsa kita kemudian hari dimana tanahnya sudah kering merontang karrena kita bersama pra investor telah dahulu memusnahkan hak milik mereka sejak dini hingga tak ada sisa lagi begai mereka nanti.(Ricky)-270111
Rabu, 26 Januari 2011
CERITA TENTANG MALAM "Cerpen:" Ricky Idaman SH.MH
CERITA TENTANG MALAM Cerpen: Ricky Idaman SH.MH
Kemerlapan Jakarta malam ini tampak gelap dimata , mungkin karena hati di galau kalut , hanya sebuah gitar itu yang mengerti akan malam ini, sejak tadi menmani duduk di halaman taman monas.
Berkumandang dendang syair puisi rindu pada kedamaianan hati yang mulai hilang, lagu demi lagu dilantunkan tak peduli siapa mau dengar, atau tutup telinga akan keparauan suara mematahkan titik racun yang tertanam di dedaunan melati yang ku tanam dulu semerbak mewangi menjadi berbau.
Entah hidung ku tersumbat embun atau memang aku telah muak akan kenyataan yang menyakitkan saat ini aku rasakan hingga aku harus disini. Sesaat seorang menyapa ku mengentikan lagu yang di kumandangkan tentang dia yang membuat hati seperti ini. Ku sapa dengan mempersembahkan hormat , dia bersimpuh didepan sambil mengangkat dagu yang terkatur.
Tak lama dia nenyibak rambutnya yang panjang terurai menyentuh rerumputan, dan kain rok nya yang pendek, tampak pahanya basah entah kena embun atau trsentuh benih dosa nya tad ketika i masih bersama para lelaki-lelaki.. Aku hanya menikmati hikmah pemandangan yang ada tanpa bicara dan bernyanyi lagi.
Hati ku makin gundah dengan sosok didepan ku saat ini, tak lama beberapa orang berseragam datag kehadapan ku dan menangkap dia yang didepan ku sejak tadi menimati nyanyian, mata tak lepas memandang tenang saat melihat kondisi tidak menyenangkan perlakuan tidak manusiawi, kondisi yangmembuat ku tak tenang saat dia di seret kesebuah kendaraan dinas bermerek Satpol PP , dia merunduk malu ketika aku tatap dalam.
Tanpa di suruh tanpa di perintah siapa pun aku segera berlari kearah mobil Pick Up yang mengangkut sosok sejak tadi di depan ku, menghentikan gerakan laju kedepan gerbang sambil menyapa “ selamat malam pak, maaf saya ingin bertanya ada apa dengan dirinya..” petugas itu hanya menjawab dengan kalimat pendek “ kami hanya menjalankan tugas “
Namun kendaraan itu bergerak , kemudian aku mendekati sopirnya dan menanyakan lagi “ mobil ii bias berhenti atau tetap melaju “ seketika dia menghentikan lai kendaraanya dan membuka pintu kendaraan itu dan mendekati ku “ siapadia..ada hubungan dengan mu..” dia mengacak pingangnya seperti mau menelan saya hidup-hidup.
Kuangkat kedua belah tangan dengan lembut menypu pangkat di bahunya yang berpaku dan menegadahkan wajahke hadapannya “ dia sejak tadi di depan ku berjam-jam aku hanya mampu mendendangkan lagu-lagu tanpa bertanya siapa didepan ku sejak tadi itu, kini bapak-bapak tangkap dia, ada apa dengan nya sejak tadi saya bertanya belum terjawab..Cuma tadi ada salah satumenjawab dengan mudah katanya begii saya menjalankan tugas “
Perempuan itu masih menatap ku diam tampak penuh harap aku bisa menyelamatkannya tanpa bicara sedikit pun dalam hening malam ini…” sebenatar biarkan aku bicara dengan perempuan ku ini..” dengan tegas aku mengajak dia turun dari kendaraan itu tanpa basa basi atas keterharuannya akan ungkapan tadi lansung mendekati ku dan meneteskan air matanya di pipi dan kemudian membasahi dada ku yang terbuka, airnya kian deras mengaliri selah dada ku yang sejak tadi juga di siram embunmalam.
Dalam rangkulannya yang erat aku mengungkapkan kalimat sedrhana pada pra petugas yang menjalankan tugas malam ini ku ku jumpai “ dengan sebilah kata akan menyentuh daripada cara tidak berkemanusian..lihat lah..mari perempuan ku kita bernyanyi bersama lagi..biar mereka dengar jeritan kita, sekalipun mereka juga tidak mengerti apa lagi akan peduli..”
Ku lepas rangkulannya sambil mendekat pada petugas dengan menyerahkan identitas “ nah jelaskan ini aku..dan terjawab siapa dia..” sebungkus rokok dan sebuah aplop ku serahkan tanpadi perintah dan tanpa membuka amplop petugas pergi dari lokasi dan meninggalkan aku dan dia.
Ini ungkapan kata pada nya yang masih dalam tangis.jatuh kan air mata kedada “ Jam sudah larut malam saudara ku, pulnglah segera orang yang mencintai mu pasti menunggu mu di rumah..” Dia menatap ku tajam sambil melepaskan rangkulanya sambil dudu tempat aku duduk tadi menyanyi..” tak ada yang menunggu, tak ada yang mengharapkan, tak ada yang mencintai ku..” dia merunduk ketanah dan kemudian menatap kearah langit biru mengungkapkan rasa yang memilukan..” Tuhan mengapa kau tak cabut nyawa ku saat ini..”
Ku dekati dirinya yang menangisi dri dalam hening malam, diantara rintik embun sambil menggandengnya keujung jalan yang penuh cahaya mungkin akan memberikan terang pada hatinya yang kalut…” biarpun aku tak punya apa-ap mengantarkan kau pulang, mari jalan kaki menginitari jalanan penuh cahaya mobil-mobil mewah yang berjalan lambat disekitar kita “ dia melihat kearah ku saat bicara sambil memegang kedua lengan ku “ kemana aku akan pulang..aku singgah dari rumah ke rumah..mungkin aku pulang kerumah mu..”
Aku memang tak mampu berkata apa-apa lagi pertanyaan nya itu belum sempatku jawab dan dia lama menatap jauh tubuh ku di hadapan ragu, dan kemudian dia berlalu tanpa bicara apa-apa.
Sejenak aku terdiam melihat ujung tugu monas mengilau keemasan, dan kemudian menatap kebawah tampak sosokperempuan dalm tangis, dan aku tak mampu berbuat apa-apa lagi sehingga pertanyaan itu tk bias ku jawab lagi, selain hanya diam dan membiarkan dia pergi. Lama ku tatap langkahnya tampak letih. Janya doa yang ku kirimkan untuk nya bisa kembali kepangkuan ilalhi dengan menyadari perbuatannya yang salah “ bertobatlah “ suara ku melepas langkahnya pergi menjauh. (in memorial 1988)
Kemerlapan Jakarta malam ini tampak gelap dimata , mungkin karena hati di galau kalut , hanya sebuah gitar itu yang mengerti akan malam ini, sejak tadi menmani duduk di halaman taman monas.
Berkumandang dendang syair puisi rindu pada kedamaianan hati yang mulai hilang, lagu demi lagu dilantunkan tak peduli siapa mau dengar, atau tutup telinga akan keparauan suara mematahkan titik racun yang tertanam di dedaunan melati yang ku tanam dulu semerbak mewangi menjadi berbau.
Entah hidung ku tersumbat embun atau memang aku telah muak akan kenyataan yang menyakitkan saat ini aku rasakan hingga aku harus disini. Sesaat seorang menyapa ku mengentikan lagu yang di kumandangkan tentang dia yang membuat hati seperti ini. Ku sapa dengan mempersembahkan hormat , dia bersimpuh didepan sambil mengangkat dagu yang terkatur.
Tak lama dia nenyibak rambutnya yang panjang terurai menyentuh rerumputan, dan kain rok nya yang pendek, tampak pahanya basah entah kena embun atau trsentuh benih dosa nya tad ketika i masih bersama para lelaki-lelaki.. Aku hanya menikmati hikmah pemandangan yang ada tanpa bicara dan bernyanyi lagi.
Hati ku makin gundah dengan sosok didepan ku saat ini, tak lama beberapa orang berseragam datag kehadapan ku dan menangkap dia yang didepan ku sejak tadi menimati nyanyian, mata tak lepas memandang tenang saat melihat kondisi tidak menyenangkan perlakuan tidak manusiawi, kondisi yangmembuat ku tak tenang saat dia di seret kesebuah kendaraan dinas bermerek Satpol PP , dia merunduk malu ketika aku tatap dalam.
Tanpa di suruh tanpa di perintah siapa pun aku segera berlari kearah mobil Pick Up yang mengangkut sosok sejak tadi di depan ku, menghentikan gerakan laju kedepan gerbang sambil menyapa “ selamat malam pak, maaf saya ingin bertanya ada apa dengan dirinya..” petugas itu hanya menjawab dengan kalimat pendek “ kami hanya menjalankan tugas “
Namun kendaraan itu bergerak , kemudian aku mendekati sopirnya dan menanyakan lagi “ mobil ii bias berhenti atau tetap melaju “ seketika dia menghentikan lai kendaraanya dan membuka pintu kendaraan itu dan mendekati ku “ siapadia..ada hubungan dengan mu..” dia mengacak pingangnya seperti mau menelan saya hidup-hidup.
Kuangkat kedua belah tangan dengan lembut menypu pangkat di bahunya yang berpaku dan menegadahkan wajahke hadapannya “ dia sejak tadi di depan ku berjam-jam aku hanya mampu mendendangkan lagu-lagu tanpa bertanya siapa didepan ku sejak tadi itu, kini bapak-bapak tangkap dia, ada apa dengan nya sejak tadi saya bertanya belum terjawab..Cuma tadi ada salah satumenjawab dengan mudah katanya begii saya menjalankan tugas “
Perempuan itu masih menatap ku diam tampak penuh harap aku bisa menyelamatkannya tanpa bicara sedikit pun dalam hening malam ini…” sebenatar biarkan aku bicara dengan perempuan ku ini..” dengan tegas aku mengajak dia turun dari kendaraan itu tanpa basa basi atas keterharuannya akan ungkapan tadi lansung mendekati ku dan meneteskan air matanya di pipi dan kemudian membasahi dada ku yang terbuka, airnya kian deras mengaliri selah dada ku yang sejak tadi juga di siram embunmalam.
Dalam rangkulannya yang erat aku mengungkapkan kalimat sedrhana pada pra petugas yang menjalankan tugas malam ini ku ku jumpai “ dengan sebilah kata akan menyentuh daripada cara tidak berkemanusian..lihat lah..mari perempuan ku kita bernyanyi bersama lagi..biar mereka dengar jeritan kita, sekalipun mereka juga tidak mengerti apa lagi akan peduli..”
Ku lepas rangkulannya sambil mendekat pada petugas dengan menyerahkan identitas “ nah jelaskan ini aku..dan terjawab siapa dia..” sebungkus rokok dan sebuah aplop ku serahkan tanpadi perintah dan tanpa membuka amplop petugas pergi dari lokasi dan meninggalkan aku dan dia.
Ini ungkapan kata pada nya yang masih dalam tangis.jatuh kan air mata kedada “ Jam sudah larut malam saudara ku, pulnglah segera orang yang mencintai mu pasti menunggu mu di rumah..” Dia menatap ku tajam sambil melepaskan rangkulanya sambil dudu tempat aku duduk tadi menyanyi..” tak ada yang menunggu, tak ada yang mengharapkan, tak ada yang mencintai ku..” dia merunduk ketanah dan kemudian menatap kearah langit biru mengungkapkan rasa yang memilukan..” Tuhan mengapa kau tak cabut nyawa ku saat ini..”
Ku dekati dirinya yang menangisi dri dalam hening malam, diantara rintik embun sambil menggandengnya keujung jalan yang penuh cahaya mungkin akan memberikan terang pada hatinya yang kalut…” biarpun aku tak punya apa-ap mengantarkan kau pulang, mari jalan kaki menginitari jalanan penuh cahaya mobil-mobil mewah yang berjalan lambat disekitar kita “ dia melihat kearah ku saat bicara sambil memegang kedua lengan ku “ kemana aku akan pulang..aku singgah dari rumah ke rumah..mungkin aku pulang kerumah mu..”
Aku memang tak mampu berkata apa-apa lagi pertanyaan nya itu belum sempatku jawab dan dia lama menatap jauh tubuh ku di hadapan ragu, dan kemudian dia berlalu tanpa bicara apa-apa.
Sejenak aku terdiam melihat ujung tugu monas mengilau keemasan, dan kemudian menatap kebawah tampak sosokperempuan dalm tangis, dan aku tak mampu berbuat apa-apa lagi sehingga pertanyaan itu tk bias ku jawab lagi, selain hanya diam dan membiarkan dia pergi. Lama ku tatap langkahnya tampak letih. Janya doa yang ku kirimkan untuk nya bisa kembali kepangkuan ilalhi dengan menyadari perbuatannya yang salah “ bertobatlah “ suara ku melepas langkahnya pergi menjauh. (in memorial 1988)
Sabtu, 22 Januari 2011
JANGAN PANDANG GAYUS DENGAN SEBELAH MATA " BY" RICKY IDAMAN SH.MH
gayus...? sebuah manusia tanda tanya dimasa era percaturan politik yang kian panas sekarang, dia berbuat untuk tujuan pembuktian terbalik guna kepentingan pengadilan dan hukum dan HAM, disamping juga dia bergerak dalam bidang politik untuk meruntuhkan kridibiltas SBY dan nama baik kepemimpinan SBY, nah siapa sebenarnya dibelakang ini..? ini yang perlu dijawab oleh pengadilan dan hukum dan HAM. Jangan lihat gayus dengan sebelah mata akan perbuatan PMH nya....jelas ada 2 muatan yang dibawa dari kasus ini oleh gayus...!!!
begitulah kalau hukum dijadikan alat politik..sehingga peraturan perundang-undangan jadi permainan oleh mereka polikus busuk yang tak mengakui kekurangan dan ingin berkuasa..ini semenjak jaman soekarno, soeharto, Bj Habibie, Megawati Soekarno... Putri , hingga sby sekarang masih dimainkan mereka berotak kotor tersebut tanpa mikirin rakyat yang teraniaya..dasar politik jorok..punya ulah !!! mari tidak memilih di tahun 2015-2020..!!! golput..karena mereka duduk di kursi legislatif untuk pemenuhan lapangan kerja habis selama ini mereka berstatus penganguran dan jadi eksekutif langkah perpanjangan masa pensiunan saja....rakyat setelah itu menjadi korban bagi mereka..!!!
begitulah kalau hukum dijadikan alat politik..sehingga peraturan perundang-undangan jadi permainan oleh mereka polikus busuk yang tak mengakui kekurangan dan ingin berkuasa..ini semenjak jaman soekarno, soeharto, Bj Habibie, Megawati Soekarno... Putri , hingga sby sekarang masih dimainkan mereka berotak kotor tersebut tanpa mikirin rakyat yang teraniaya..dasar politik jorok..punya ulah !!! mari tidak memilih di tahun 2015-2020..!!! golput..karena mereka duduk di kursi legislatif untuk pemenuhan lapangan kerja habis selama ini mereka berstatus penganguran dan jadi eksekutif langkah perpanjangan masa pensiunan saja....rakyat setelah itu menjadi korban bagi mereka..!!!
Jumat, 21 Januari 2011
PEMERUSAKAN NILAI KEASLIAN ARSITEKTUR LOBANG JEPANG DIKOTA BUKITTINGGI " BY" RICKY IDAMAN SH.MH
Lobang Jepang merupakan salah satu objek pelancongan yang ada dalam kota bukittinggi dan merupakan peninggalan sejarah dari kependudukan jepang selama berada di bukittinggi.
Karena Bukittinggi yang sangat strategis, terletak di tengah – tengah pulau sumatera, maka penjajah jepang menetapkan kota bukittinggi sebagai pusat komando pertahanan tentara jepang di sumatera (seiko sikikan kakka) yang dipimpin oleh jenderal watanabe.
Sebagai kubu pertahanan militer bagi jepang dibuatlah terowongan dibawah jantung Kota Bukittinggi, disamping berfungsi sebagai pertahanan juga dipersiapkan sebagai penyimpan amunisi, barak, ruang makan, rumah sakit, ruang sidang dan dapur, yang jumlah keseluruhan ruangan 27 buah dan merupakan satu komplek lengkap, seperti denah yang dapat dilihat pada dinding pintu masuk.
Panjang lobang yang terdapat dilokasi panorama ini lebih kurang 1400 meter, sedangkan panjang keseluruhan yang berada di bawah kota bukittinggi diperkirakan lebih kurang sekitar 5000 meter, dengan demikian yang terawat/terpelihara baru 30% dari lobang yang ada.
Kegunaan utama dari lobang jepang ini adalah sebagai basis pertahanan militer penjajah jepang dari serangan sekutu maka pembangunannya sangat dirahasiakan, dan tidak seorangpun yang mengetahui secara pasti kapan lobang jepang ini mulai dibangun. Hanya dapat diperkirakan beberapa bulan sesudah maret 1942, saat jepang merebut kota bukittinggi dari tangan pemerintah Belanda.
Tenaga kerja kasar untuk mengali lobang ini diambil dari orang – orang indonesia yang ditangkap dari daerah lain, seperti dari pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera Selatan dan lain sebagainya, sedangkan hasil tangkapan dari bukittinggi sendiri di bawa pula ke daetrah lain untuk dipekerja paksakan pula pada proyek – proyek lainnya, seperti le loge untuk m,embuat jalan kereta api yang akan menghubungkan muaro sijunjung dengan pekanbaru riau. Namun pekerjaan ini tidak kunjung slesai, karena jepang keburu kalah ditangan Tentara Sekutu.
Tenaga teknis dalam pembangunan lobang ini diambilkan dari orang – orang indonesia yang bekerja di tambang batu bara ombilin sawahlunto yang berasal dari pulau Jawa.
Semua tenaga kerja kasar tidak sati orangpun yang dapat menyelamatkan diri, semuanya meningal disebabkan kekurangan makanan dan siksaan dari tentara jepang. Sehingga kerahasiaan lobang tetap terpelihara.
Sekalipun lobang ini dapat diselesaikan, namun belum sempat dimanfaatkan secara sempurna, karena jepang keburu bertekuk lutut kepada tentara sekutu akibat dua buah atom yang dijatuhkan tentara sekutu di Kota Nagasaki dan Hirosima pada tanggal 7 dan 8 agustus 1945, dan berlanjut dengan diproklamirkannya kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945 oleh Soekarno – Hatta.
Saat ini Lobang Jepang ini cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan baik Mancanegara maupun nusantara dan merupakan objek wisata favorite di bukittinggi dan bahkan Sumatera Barat.
Kondisi Dalam Terowongan
Dari pintu gerbang, kita menurunbi anak tangga sebanyak 135 buah,
apabila anak tangga ini tingginya rata – rata 20 cm, dengan demikian 135 anak tangga berarti kita telah turun setinggi 27 m. Jika kita bandingkan lagi tempat kita berdiri sekarang dengan jalan yang ada diatas kita, mempunyai perbedaan tinggi lebih kurang 5 m. Dari perhitungan ini diketahuilah bahwa dasar lobang berkisar antara 30 sampai 40 m dari permukaan tanah. Kedalaman ini sudah cukup aman dinilai oleh jepang terhadap serangan udara dari tentara sekutu.
Pemerusakan kondiisi asli
Sebenarnya tak perlu didnding dengan semen diatasnya di kasih tempelan semen malah telah merusak keasliaanya,piuhak jepang tidak pula sia-sia dalam konstruksinya guna keselamatan didalam areal itu dan dampak lain tak ada khasnya lagi apa kandungan sejarah nyata dapat din petik disana.
1.Konsep rehabilitasi yang di kerjakan meleyapkan arti dan bukti sejarah.
2.Pada saat ini kita tak melihat bentuk yang aslinya kondisi masa lalu yang diceritakan, hanya sebuah legenda saja.
Dampak Rehabilitasi Kondisi Lobang Jepang
Padahal ini cerita yang sangat aktual mungkin akan lebih terkenal bia betuk asli yang di sajikan, bertapa tidak kita masih melihat profile sejarang masa lalu dimasa sekarang. Hal ini juga sama dengan penggantian nama ISTANA NEGARA TRIARGA menjadi ISTANA BUNG HATA bah tempat ini adalah bekas Kedudukan PDRI artinya nilai kata ISTANA NEGARA adalah kebesaran nilai sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia pernah di Kota ini, dEngan nama tokoh nasional yang diapungkan melemaHkan nilai historis SEJarah dala perjuangan kemerkdekaan nasional, BUKITTNGGI SEBAGAI IBU KOTA KE.III RI..!!!
Pada sisi lain juga resiko keamanan dalam lorong nya tidak akan terjamin akibat dari rehab lobang jepang itu akan membahayakan karena kandungan air dan resapan air akan di pengaruhinya, sehingga akan mengancam rawan rubuh akan tekanan air dari atas akibat kikisan air.
Karena Bukittinggi yang sangat strategis, terletak di tengah – tengah pulau sumatera, maka penjajah jepang menetapkan kota bukittinggi sebagai pusat komando pertahanan tentara jepang di sumatera (seiko sikikan kakka) yang dipimpin oleh jenderal watanabe.
Sebagai kubu pertahanan militer bagi jepang dibuatlah terowongan dibawah jantung Kota Bukittinggi, disamping berfungsi sebagai pertahanan juga dipersiapkan sebagai penyimpan amunisi, barak, ruang makan, rumah sakit, ruang sidang dan dapur, yang jumlah keseluruhan ruangan 27 buah dan merupakan satu komplek lengkap, seperti denah yang dapat dilihat pada dinding pintu masuk.
Panjang lobang yang terdapat dilokasi panorama ini lebih kurang 1400 meter, sedangkan panjang keseluruhan yang berada di bawah kota bukittinggi diperkirakan lebih kurang sekitar 5000 meter, dengan demikian yang terawat/terpelihara baru 30% dari lobang yang ada.
Kegunaan utama dari lobang jepang ini adalah sebagai basis pertahanan militer penjajah jepang dari serangan sekutu maka pembangunannya sangat dirahasiakan, dan tidak seorangpun yang mengetahui secara pasti kapan lobang jepang ini mulai dibangun. Hanya dapat diperkirakan beberapa bulan sesudah maret 1942, saat jepang merebut kota bukittinggi dari tangan pemerintah Belanda.
Tenaga kerja kasar untuk mengali lobang ini diambil dari orang – orang indonesia yang ditangkap dari daerah lain, seperti dari pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera Selatan dan lain sebagainya, sedangkan hasil tangkapan dari bukittinggi sendiri di bawa pula ke daetrah lain untuk dipekerja paksakan pula pada proyek – proyek lainnya, seperti le loge untuk m,embuat jalan kereta api yang akan menghubungkan muaro sijunjung dengan pekanbaru riau. Namun pekerjaan ini tidak kunjung slesai, karena jepang keburu kalah ditangan Tentara Sekutu.
Tenaga teknis dalam pembangunan lobang ini diambilkan dari orang – orang indonesia yang bekerja di tambang batu bara ombilin sawahlunto yang berasal dari pulau Jawa.
Semua tenaga kerja kasar tidak sati orangpun yang dapat menyelamatkan diri, semuanya meningal disebabkan kekurangan makanan dan siksaan dari tentara jepang. Sehingga kerahasiaan lobang tetap terpelihara.
Sekalipun lobang ini dapat diselesaikan, namun belum sempat dimanfaatkan secara sempurna, karena jepang keburu bertekuk lutut kepada tentara sekutu akibat dua buah atom yang dijatuhkan tentara sekutu di Kota Nagasaki dan Hirosima pada tanggal 7 dan 8 agustus 1945, dan berlanjut dengan diproklamirkannya kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945 oleh Soekarno – Hatta.
Saat ini Lobang Jepang ini cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan baik Mancanegara maupun nusantara dan merupakan objek wisata favorite di bukittinggi dan bahkan Sumatera Barat.
Kondisi Dalam Terowongan
Dari pintu gerbang, kita menurunbi anak tangga sebanyak 135 buah,
apabila anak tangga ini tingginya rata – rata 20 cm, dengan demikian 135 anak tangga berarti kita telah turun setinggi 27 m. Jika kita bandingkan lagi tempat kita berdiri sekarang dengan jalan yang ada diatas kita, mempunyai perbedaan tinggi lebih kurang 5 m. Dari perhitungan ini diketahuilah bahwa dasar lobang berkisar antara 30 sampai 40 m dari permukaan tanah. Kedalaman ini sudah cukup aman dinilai oleh jepang terhadap serangan udara dari tentara sekutu.
Pemerusakan kondiisi asli
Sebenarnya tak perlu didnding dengan semen diatasnya di kasih tempelan semen malah telah merusak keasliaanya,piuhak jepang tidak pula sia-sia dalam konstruksinya guna keselamatan didalam areal itu dan dampak lain tak ada khasnya lagi apa kandungan sejarah nyata dapat din petik disana.
1.Konsep rehabilitasi yang di kerjakan meleyapkan arti dan bukti sejarah.
2.Pada saat ini kita tak melihat bentuk yang aslinya kondisi masa lalu yang diceritakan, hanya sebuah legenda saja.
Dampak Rehabilitasi Kondisi Lobang Jepang
Padahal ini cerita yang sangat aktual mungkin akan lebih terkenal bia betuk asli yang di sajikan, bertapa tidak kita masih melihat profile sejarang masa lalu dimasa sekarang. Hal ini juga sama dengan penggantian nama ISTANA NEGARA TRIARGA menjadi ISTANA BUNG HATA bah tempat ini adalah bekas Kedudukan PDRI artinya nilai kata ISTANA NEGARA adalah kebesaran nilai sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia pernah di Kota ini, dEngan nama tokoh nasional yang diapungkan melemaHkan nilai historis SEJarah dala perjuangan kemerkdekaan nasional, BUKITTNGGI SEBAGAI IBU KOTA KE.III RI..!!!
Pada sisi lain juga resiko keamanan dalam lorong nya tidak akan terjamin akibat dari rehab lobang jepang itu akan membahayakan karena kandungan air dan resapan air akan di pengaruhinya, sehingga akan mengancam rawan rubuh akan tekanan air dari atas akibat kikisan air.
Kamis, 20 Januari 2011
PEMBANGUNAN KOTA BUKITTINGGI KEDEPAN 2011-2015."RICKY IDAMAN.SH.MH
I.Dasar Orientasi Pembahasan Tentang Kota Bukittinggi
Menanggapi berita yang di sampaikan harian singggalang tanggal 20 Januari 20011 kolom A.5 berjudul "Bukittinggi masih tetap Empat Sektor Unggulan" hal ini djelaskan oleh wakil Walikota Harma Zaldi yakni " Pariwisata - perdagangan dan jasa - pelayanan ksehatan - pendidikan dalam acara musrembang di aula balaikota dalam menetapkan RPJMD tanggal 19 Januari 2011 dan tantangan kedepan adalah penyediaan saran dan prasarana serta kebutuhan dasar lainnya yang kuantitatif serta kulaitatif. Kemudia Ketua DPRD Kota Bukittinggi Rahmat Aris menyoroi masalah wwilayah kota bukittinggi yang hanya 25 km sangat menghambat pembangunan pengembangan maksud dari Wakil Walikota tersebut.maka MUSREBANG yang diangkat dengan tema " melalui Musrembang 2011-2015 kita wujutkan msyarakat Bukittinggi yang cerdas, sehat dan berekonomi mapan dilandasi nilai-nilai agama dan adat"
II. Pendekatan Masalah Pembangunan Kota Bukittinggi
Tampak jelas bahwa kita masih dihadapkan kepada masalah PP No.84 tahun 1999 tentang Pemekaran Kota Bukittinggi.
Dalam halini sektor unggulan ini sering diabaikan dalam perencanaan dan pengembangannya seperti biang kepiwisataan dan bidang kependidikan serta perdagangan dan jasa kecuali bidang kesehatan pemerintah daerah sangat fokus dengan bidang ini.
Bukittinggi dengan program pendidikan dihadapkan pada masalah perbuatan melanggar hukum oleh penyelenggara sekolah " tidak memenuhi standar nasional jumlah penampungan siwa di kelas dengan ketentuan tak boleh lebih dari 30 orang perlokalnya nyata dalam prakteknya mencapai 40-45 orang perlokal. Perbuatan ini akan membuat halalnya perbuatan Korupsi dilingkungan pendidikan serta menutup kesempatan sekolah swasta maju dalam jumlah peneriaan siswa di sekolahnya, serta akan mengancam tenaga honor yang tersedia di sekolah swasta.
Bukittinggi dengan sektor Pariwisatanya dihadapkan pada sistem perencanaan yang kurang jelasdimaa arah aktifitas bidang ini diarahkan hanya ada satu karakteristik wisata alam dan pemandangan, sementara sektor lain yang masih diabaikan klafikasi bidang sejarah dan budaya serta wisata sejarah tehnologi yang tidak disentuh sama sekali, tampak jelas gerakan yang monoton. Hal ini pernah kami konfirmasikan dengan Kepala Dinas Pariwisata kota Bukittinggi Jonny Amri yang hanya menanggapi proposal kami dengan sederhana saja.
Terkait dengan ini masalah parkir kendaraan yang di laksanakan tidak sesuai dengan Peraturan daerah sehingga dilapangan masih tampak para petugas main nakal dan mellkukan pungutan semaunya tarif nominal R.1.000,- untuk sepeda motor pelaksanaanya Rp.3.000,- dan mobil roda 4 Rp.1250,- terapanya Rp.5.000,- dngan fasilitas sangat sederhana serta keamanan yang kurang terjamin seperti biasa kita dilihat parkir di mall atau supermarket yang terlindungdan aman dari gangguan keselatan kendaraan pengunjung.
Hal ini akan merusak citra wisata kita di Kota Bukittingggi, kejadian ini disebabkan oleh faktor lemahnya sistem pegawasan dan pengendalian serta tindakan tegas yang tak di terapkan sama sekali.
Bukittinggi pada sektor perdagangan dan jasa, penataan pasar selama ini masih tampak asal-asalan saja dan penempatan terminal dan pasar yang sebelahan di kerjakan dengan konsep saling memakan sehingga ada yang haus dikorbankan, seperti sekarang ini Pasar Smpang Aur yang di jadikan pusat grosir harus memakan fasilitas terminal angkutan AKDP dan AKAP, sehingga dari jumlah 4 ha menjadi 1,9 ha yang tersisasa sehingga tercipta terminal gelap di kawasan jalanan terminal menyebabkan kemacetan yang luar biasa setiap harinya.bukan saja terminal kecil di tambah dengan para Pedagang Kaki Lima berdagang di badan jalan menghambat kelancaran lalu lintas.
Bukittinggi 2011 - 2015
setelah membaca pikiran ketua DPRD Kota Bukittingi Rahmat Aris saya berpendapat pemekaran kota berdasarka PP no.84 Tahun 1999 itu terwujutkan ,akan menjadi terwujutnya pembangunan sektor wisata di Kota Bukittinggi ini tidak relevan dengan arah dan perencanaan yang baik dari kondisi konplik terapan yang sapai saat ini masih terkendala sudah 11 tahun lamanya. jelas kesepakatan tentang pemekaran ini belum jelas titik jenuh permasalahanya, secara interen masyarakat Kurai V jorong sebagai masyarakat asli pun menolak daerahnya di luaskan, sebaliknya Daerah Kabupaten Agam yang dijadikan sasaran pemekaran pu menolak masuk ke Kota Bukittinggi, ini masih berkeruncingan sempai sekarang.
Maka saya berpendapat orientasi kedepan adalah pemerataan pembangunan di kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dan Kecamatan Mandiangin Koto Salayan yang berdekan dengan kecamatan GugukPanjang yag semejak zaman kolonial Belanda penjajahan jepang hingga masa pembangunan sampai era reformasi ini telah maju lebih dahulu, sehingga menyempit sepertinya pembangunan yang ada masih dipaksakan di kecamatan yang pada ini.Seperti Pemerintah kota Bukittinggi hanya kenal dengan Kecamatan Guguk Panjang, nah bila kita melirik kedepan tentang perluasan kota sedang luas 25 Km 2 ini saja sudah tidak mampu membuat pemerataan pembangunan apa lagi telah diluaskan mencapai 300% dari luas sebelumnya seperti yahg dikehendaki PP No.84 Tahun 1999 itu tentu makin makin mempesulit bagi penyelenggara Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi nantinya. Inilah masalahnya yang harus di pandang dengan semua sisi maka jangan berambisi Kota ini dapat di tambah luas wilayahnya yang ada saja yang perlu di benahi sudah bagus.
III.Pendekatan masalah keadaan Kecamatan-kecamatan Di Kota Bukittinggi.
Keberadaan Kecamatan Guguk panjang
1. Terminal AKAP dan AKDP Simpang Aur di kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang.
2. Pasar Atas dan Pasar bawah pasar lereng Pasar Wisata, pusat Mall dan Supermarket.
3. Pusat perkantoran perbankan dan kantor dinas jawatan.
4. Sekolah dari tingkat pendidikan mencapai 60% dari jumlah sekolah dan perguruan tinggi yang ada di kota Bukittinggi
5. Fasilitas transportasi sangat memadai.
Keberadaan Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB)
1. Masih dipenuhi lokasi persawahan dan lahan kosong mecapai 20% dari luas kota.
2. Tak adanya Fasilitas Pasar.
3. Transportasi kurang memadai.
4. Tak ada fasilitas Kepariwisataan sama sekali.
Kebradaan Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS)
1. Masih dipenuhi lokasi persawahan dan lahan kosong mecapai 20% dari luas kota.
2. Tak adanya Fasilitas Pasar.
3. Transportasi kurang memadai.
4. Tak ada lokasi Pariwisata yang presentatif.
IV. Kesimpulan / Saran
Dari gambaran diatas maka di perlukan pemerataan pembangunan yang merata secara adil dengan fasilitas yang sama masasing-masing kecamatan di Kota Bukittinggi.
Pembangunan yang diharapkan adanya penyempurnaan program dengan ukuran yang tepat untuk diberdayakan secara menyeluruh dalam segala sektor daerah yang memunginkan untuk di terapkan secara baik seperti daerah Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS), dan Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB)dan Kecamatan Guguk Panjang (GGP) hanya sebantas penyempurnaan atau perbaikan ringan sarana dan prasarana yang ada.
Menanggapi berita yang di sampaikan harian singggalang tanggal 20 Januari 20011 kolom A.5 berjudul "Bukittinggi masih tetap Empat Sektor Unggulan" hal ini djelaskan oleh wakil Walikota Harma Zaldi yakni " Pariwisata - perdagangan dan jasa - pelayanan ksehatan - pendidikan dalam acara musrembang di aula balaikota dalam menetapkan RPJMD tanggal 19 Januari 2011 dan tantangan kedepan adalah penyediaan saran dan prasarana serta kebutuhan dasar lainnya yang kuantitatif serta kulaitatif. Kemudia Ketua DPRD Kota Bukittinggi Rahmat Aris menyoroi masalah wwilayah kota bukittinggi yang hanya 25 km sangat menghambat pembangunan pengembangan maksud dari Wakil Walikota tersebut.maka MUSREBANG yang diangkat dengan tema " melalui Musrembang 2011-2015 kita wujutkan msyarakat Bukittinggi yang cerdas, sehat dan berekonomi mapan dilandasi nilai-nilai agama dan adat"
II. Pendekatan Masalah Pembangunan Kota Bukittinggi
Tampak jelas bahwa kita masih dihadapkan kepada masalah PP No.84 tahun 1999 tentang Pemekaran Kota Bukittinggi.
Dalam halini sektor unggulan ini sering diabaikan dalam perencanaan dan pengembangannya seperti biang kepiwisataan dan bidang kependidikan serta perdagangan dan jasa kecuali bidang kesehatan pemerintah daerah sangat fokus dengan bidang ini.
Bukittinggi dengan program pendidikan dihadapkan pada masalah perbuatan melanggar hukum oleh penyelenggara sekolah " tidak memenuhi standar nasional jumlah penampungan siwa di kelas dengan ketentuan tak boleh lebih dari 30 orang perlokalnya nyata dalam prakteknya mencapai 40-45 orang perlokal. Perbuatan ini akan membuat halalnya perbuatan Korupsi dilingkungan pendidikan serta menutup kesempatan sekolah swasta maju dalam jumlah peneriaan siswa di sekolahnya, serta akan mengancam tenaga honor yang tersedia di sekolah swasta.
Bukittinggi dengan sektor Pariwisatanya dihadapkan pada sistem perencanaan yang kurang jelasdimaa arah aktifitas bidang ini diarahkan hanya ada satu karakteristik wisata alam dan pemandangan, sementara sektor lain yang masih diabaikan klafikasi bidang sejarah dan budaya serta wisata sejarah tehnologi yang tidak disentuh sama sekali, tampak jelas gerakan yang monoton. Hal ini pernah kami konfirmasikan dengan Kepala Dinas Pariwisata kota Bukittinggi Jonny Amri yang hanya menanggapi proposal kami dengan sederhana saja.
Terkait dengan ini masalah parkir kendaraan yang di laksanakan tidak sesuai dengan Peraturan daerah sehingga dilapangan masih tampak para petugas main nakal dan mellkukan pungutan semaunya tarif nominal R.1.000,- untuk sepeda motor pelaksanaanya Rp.3.000,- dan mobil roda 4 Rp.1250,- terapanya Rp.5.000,- dngan fasilitas sangat sederhana serta keamanan yang kurang terjamin seperti biasa kita dilihat parkir di mall atau supermarket yang terlindungdan aman dari gangguan keselatan kendaraan pengunjung.
Hal ini akan merusak citra wisata kita di Kota Bukittingggi, kejadian ini disebabkan oleh faktor lemahnya sistem pegawasan dan pengendalian serta tindakan tegas yang tak di terapkan sama sekali.
Bukittinggi pada sektor perdagangan dan jasa, penataan pasar selama ini masih tampak asal-asalan saja dan penempatan terminal dan pasar yang sebelahan di kerjakan dengan konsep saling memakan sehingga ada yang haus dikorbankan, seperti sekarang ini Pasar Smpang Aur yang di jadikan pusat grosir harus memakan fasilitas terminal angkutan AKDP dan AKAP, sehingga dari jumlah 4 ha menjadi 1,9 ha yang tersisasa sehingga tercipta terminal gelap di kawasan jalanan terminal menyebabkan kemacetan yang luar biasa setiap harinya.bukan saja terminal kecil di tambah dengan para Pedagang Kaki Lima berdagang di badan jalan menghambat kelancaran lalu lintas.
Bukittinggi 2011 - 2015
setelah membaca pikiran ketua DPRD Kota Bukittingi Rahmat Aris saya berpendapat pemekaran kota berdasarka PP no.84 Tahun 1999 itu terwujutkan ,akan menjadi terwujutnya pembangunan sektor wisata di Kota Bukittinggi ini tidak relevan dengan arah dan perencanaan yang baik dari kondisi konplik terapan yang sapai saat ini masih terkendala sudah 11 tahun lamanya. jelas kesepakatan tentang pemekaran ini belum jelas titik jenuh permasalahanya, secara interen masyarakat Kurai V jorong sebagai masyarakat asli pun menolak daerahnya di luaskan, sebaliknya Daerah Kabupaten Agam yang dijadikan sasaran pemekaran pu menolak masuk ke Kota Bukittinggi, ini masih berkeruncingan sempai sekarang.
Maka saya berpendapat orientasi kedepan adalah pemerataan pembangunan di kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dan Kecamatan Mandiangin Koto Salayan yang berdekan dengan kecamatan GugukPanjang yag semejak zaman kolonial Belanda penjajahan jepang hingga masa pembangunan sampai era reformasi ini telah maju lebih dahulu, sehingga menyempit sepertinya pembangunan yang ada masih dipaksakan di kecamatan yang pada ini.Seperti Pemerintah kota Bukittinggi hanya kenal dengan Kecamatan Guguk Panjang, nah bila kita melirik kedepan tentang perluasan kota sedang luas 25 Km 2 ini saja sudah tidak mampu membuat pemerataan pembangunan apa lagi telah diluaskan mencapai 300% dari luas sebelumnya seperti yahg dikehendaki PP No.84 Tahun 1999 itu tentu makin makin mempesulit bagi penyelenggara Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi nantinya. Inilah masalahnya yang harus di pandang dengan semua sisi maka jangan berambisi Kota ini dapat di tambah luas wilayahnya yang ada saja yang perlu di benahi sudah bagus.
III.Pendekatan masalah keadaan Kecamatan-kecamatan Di Kota Bukittinggi.
Keberadaan Kecamatan Guguk panjang
1. Terminal AKAP dan AKDP Simpang Aur di kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang.
2. Pasar Atas dan Pasar bawah pasar lereng Pasar Wisata, pusat Mall dan Supermarket.
3. Pusat perkantoran perbankan dan kantor dinas jawatan.
4. Sekolah dari tingkat pendidikan mencapai 60% dari jumlah sekolah dan perguruan tinggi yang ada di kota Bukittinggi
5. Fasilitas transportasi sangat memadai.
Keberadaan Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB)
1. Masih dipenuhi lokasi persawahan dan lahan kosong mecapai 20% dari luas kota.
2. Tak adanya Fasilitas Pasar.
3. Transportasi kurang memadai.
4. Tak ada fasilitas Kepariwisataan sama sekali.
Kebradaan Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS)
1. Masih dipenuhi lokasi persawahan dan lahan kosong mecapai 20% dari luas kota.
2. Tak adanya Fasilitas Pasar.
3. Transportasi kurang memadai.
4. Tak ada lokasi Pariwisata yang presentatif.
IV. Kesimpulan / Saran
Dari gambaran diatas maka di perlukan pemerataan pembangunan yang merata secara adil dengan fasilitas yang sama masasing-masing kecamatan di Kota Bukittinggi.
Pembangunan yang diharapkan adanya penyempurnaan program dengan ukuran yang tepat untuk diberdayakan secara menyeluruh dalam segala sektor daerah yang memunginkan untuk di terapkan secara baik seperti daerah Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS), dan Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB)dan Kecamatan Guguk Panjang (GGP) hanya sebantas penyempurnaan atau perbaikan ringan sarana dan prasarana yang ada.
Langganan:
Postingan (Atom)